"Aku pulang ajalah. Uda kamu ke rumah tante kamu sana !" kata pacar gua sembari menekukkan wajahnya.
"Nanti dulu kek sayang." kataku memasang muka memelas.
"Mau ngapain lagi aku disini ?" Suaranya meninggi. Ternyata, dia langsung update PM "ga bisa diharepin".
HP gua bunyi. Guapun reflek mengambil HP karena ada BBM yang masuk. Setelah gua baca BBM, gua buka RU dan ngeliat update an pacar gua tersebut.
"Jangan marah napa sayang." kataku lagi.
"Ga aku ga marah."
"Apaan yg ga marah, km aja masang PM gitu."
"Ya udah yaa aku pulang. Sana kamu ke rumah tante kamu." Diapun bergegas memakai helm dan menuju keluar. Gua langsung ngeluarin motor dan ngikutin dia dari belakang. Gua bener-bener ga ada arah tujuan, sekalipun pacar gua uda nyuruh gua untuk ke rumah tante gua, gua malah jalan seperti biasa gua mau ke penitipan motor.
"Sayang, kita makan dulu yuu..." pintaku.
"Makan apaan sih." Masih dengan muka yang ga asik.
"Makan apa kek. Aku males ke rumah tante sekarang !"
"Males ahh !"
"Ayolah sayang. Kamu mau makan apa ?"
"Hmm... Nasi padang." Aku menarik nafas lega.
Akhirnya mau juga di ajak makan. Awalnya gua emang uda yakin, cara ngajakin pacar gua makan itu pasti bakalan manjur karena gua tahu, pacar gua ini seneng banget makan dan dia ga akan mungkin nolak kalo gua ajak makan. Cuma, karena lagi acting ngambek aja makanya lama dia jawabnya. Hihi :D
"Abis ini mau kemana kamu ?" tanya si pacar.
"Ga tau."
"Lah, gimana sih kamu."
"Abis aku males kalo harus ke rumah tante. Ga ad lala-sepupu gua yang suka gua jadiin tempat curhat."
"Trus gimana kamu kalo aku pulang ?"
"Ga tau."
"Ga tau meluluuuu."
"Biarin."
Seusai makan, si pacar ngajakin gua ke rumah tantenya yang ga jauh dari rumah gua. Guapun ga menolak. Akhirnya, kita pergi ke rumah tantenya. Sepanjang perjalanan, perasaan gua ga tenang. Ini pertama kalinya dia bawa gua ke rumah keluarganya. Hoho.
Sesampainya di rumah tante...
"Non masuk." kata si pacar.
Gua hanya terdiam mendengar panggilan dari pacar gua itu. Sesampainya gua di pintu masuk, gua mendengar tantenya berbicara : "Mana temennya ?" Akhirnya gua memberanikan diri untuk masuk. Tantenya menyambut gua dengan senyuman bahagia. Entah bahagia karena apa.
"Sore tante."
"Sore. Sini masuk." katanya sembari menyodorkan kue buatannya. "Di makan yaa." katanya lagi sambil tersenyum.
Bukannya di makan, malah gua tutup. Hehe. Bukannya ga menghargai, tapi emang lagi males makan. Hihi. Pacar gua pun nemenin gua duduk. Kita ngobrol-ngobrol kecil.
Malam semakin larut. Pacar gua ngajakin gua pulang.
"Kamu langsung pulang ke rumah tante yaa."
"Iya."
"Ya udah, kamu ati-ati ya."
"Iya. Kamu juga yaa. Kabarin aku kalo uda sampe rumah."
"Iya."
Akhirnya kamipun berpisah di persimpangan jalan...
bersambung...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar